Film Hacker dan Programer yang menginspirasi

  Film hacker dan Programer yang menginspirasi dan memotivasi

 

1.Who Am I (2014)

film hacker menginspirasi

 

Film Who Am I (2014) telah dirilis pada tanggal 25 September 2014 (Germany). Film Who Am I ini dirilis dengan genre thriller yang telah dibintangi oleh actor ternama yaitu Elyas M'Braek, Tom Schilling, Wotan Wilke, dan masih banyak lagi. Film ini sendiri menceritakan seorang pemuda yang bernama Benjamin ( Tom Schilling ) yang sangat ahli dalam urusan komputer. Ia hampir tidak memiliki teman disekolahnya, dan iapun sering di bully oleh teman - teman sekolahnya. Benjamin sendiripun sebenarnya memendam perasaan pada temannya; Hannah Herzsprung. Kemampuannya dalam komputerpun membuatnya berkenalan dengan Max ( Elyas M'Braek ) yang memiliki misi untuk meretas situ - situs yang ada di dunia, akan tetapi Max membutuhkan tenaga Benjamin untuk mempermulus misi rahasianya itu. Benjamin-pun menerima tawarannya tersebut, disana benjamin bertemu dengan 2 orang teman Max lainnya, mereka adalah Stephen dan Paul. Lalu mereka menamai diri mereka sendiri dengan sebutan CLAY yang merupan singkatan dari Clowns Laughing At You. Mereka berempatpun memiliki tujuan untuk meretas sistem keamanan dan membuat lelucon tentang keuangan di dunia. Akan tetapi aktivitas mereka-pun menarik perhatian dari Europol (Europe Interpol) yang dikepalai oleh Hanne Lindberg. Mereka-pun dikejar oleh para Europol terkait aksi - aksi mereka yang telah mengacaukan banyak sistem keamanan..... 

2.  Social Engginering (2010)

film programer menginspirasi

Merupakan Fil yang menceritakan programer Mark Zuckenberg.

http://www.zlearn.id/
Add caption
Sinopsis Film The Social Network - The Social Network ini adalah film asal Amerika yang dirilis pada tahun 2010 yang bergenre drama, film ini disutradarai oleh David Fincher dan ditulis oleh Asron Sorkin.

Film The Social Network ini diadaptasi dari buku yang ditulis oleh Ben Mezrich pada tahun 2009 yang berjudul The Accidental Billionaires: The Founding of Facebook, A Tale of Sex, Money, Genius, and Betrayal.

Pada ajang penghargaan Academy Awards, film The Social Network ini berhasil masuk dalam 8 nominasi, diantaranya adalah Best Picture, Best Director untuk Fincher, dan Best Actor untuk Eisenberg, dan berhasil memenangkan 3 kategori diantaranya Best Adapted Screenplay, Best Original Score, and Best Film Editing.

Film ini juga berhasil meemnangkan Best Motion Picture – Drama, Best Director, Best Screenplay, dan Best Original Score pada ajang penghargaan Golden Globe Awards.

Film The Social Network ini lumayan sukses di pasaran karena dapat emnghasilkan pendapatan sebesar $ 224.9 juta dengan menghabsikan total biaya produksi sebesar $ 40 juta. Pemain film ini dibintangi oleh Jesse Einsenberg sebagai Mark Zuckerberg, Andrew Garfield sebagai Eduardo Saverin dan Justin Timberlake sebagai Sean Parker.

Sinopsis Film The Social Network ini mengisahkan cerita tentang awal berdirinya Facebook yang merupakan sosial media yang diprakarsai oleh Mark Zuckerberg. Pada awalnya Mark (Jesse Eisenberg) hanya ingin membuat perkumpulan antara anak-anak asrama Universitas Harvard dan mengumpulkan foto-foto wanita cantik di jejaring sosialnya yang ia beri nama Facemash.

Tak disangka dan tak diduga Facemash menjadi sangat terkenal di kalangan anak-anak asrama di Harvard, berkat sepak terjang inilah Mark hampir saja di DO oleh pihak kampus karena dianggap melanggar privasi mahasiswi yang berada disana.

Tak lama setelah itu Mark meluncurkan jejaring sosial baru yang bernama The Facebooker, jejaring baru ini jauh lebih lengkap dan jauh lebih baik jika dibandingkan dengan jeejaring sosial seperti Facemash sebelumnya.

Akan tetapi dalam perjalanan The Facebooker miliknya, Mark menghadapi rintangan yang sangat besar. Mulai dari pendaaan sampai masalah persahabatan yang harus ia pertaruhkan.

3.Black Hat
http://www.zlearn.id/2016/06/film-hacker-dan-programer-yang.html

Bintang film Hollywood “Thor” (2011 dan 2013), Chris Hemsworth kembali muncul dalam film terbarunya di awal tahun baru 2015 ini. Namun, jika dalam film yang melambungkan namanya itu dia berperan sebagai seorang superhero, maka dalam film teranyarnya yang berjudul Blackhat ini aktor asal Australia itu hanya jadi manusia biasa. Meski begitu, Chris Hemsworth tetap menjadi tokoh utama dalam film yang disutradarai dan diproduseri oleh Michael Mann ini.

Film bergenre thriller ini sendiri menceritakan seorang narapidana bernama Nicholas Hathaway (Chris Hemsworth). Namun, bukanlah sembarang narapidana, karena Nicholas adalah seorang hacker jenius MIT yang harus menjalani hukuman penjara selama 15 tahun karena meretas dunia maya. Ketika baru menjalani empat tahun hukumannya, dia pun ditawarkan kerja sama oleh agen rahasia Amerika Serikat dan dijanjikan akan mendapatkan kebebasannya kembali.
Misinya adalah untuk menemukan sebuah jaringan kriminal dunia maya dan menangkap para penjahatnya yang melakukan konspirasi dan membahayakan dunia. Perjuangan Nicholas untuk melacak seorang hacker yang menyebabkan krisis reaktor nuklir di Tiongkok itu pun dimulai. Dia harus bekerja sama dengan agen rahasia Tiongkok, dan harus melakukan petualangan dari Chicago hingga ke Hong Kong dengan berbagai kejadian yang sangat membahayakan jiwa.
Berawal dari sebuah “klik”, Nicholas pun terus memburu seorang hacker yang dengan cepat bisa meretas sistem yang diinginkan dan mengacaukannya untuk tujuan tertentu. Sebelum keinginan sang penjahat tersebut tercapai dan membuat dunia menjadi terancam, Nicholas harus segera menemukannya dan menghentikan kejahatan melalui dunia maya tersebut. Apakah Nicholas berhasil menangkap sang musuh, dan mendapatkan kembali kebebasannya?

4.Pirates Of Sillicon Valley (1999)

http://www.zlearn.id/2016/06/film-hacker-dan-programer-yang.html

 

Pirates Silicon Valley ini menceritakan kisah nyata karier seorang Steven Jobs yang mencetus kan Apple Computers Inc. Dan Bill Gates pencetus microsoft. Film ini menceritakan persaingan yang hebat diantara mereka untuk mendapatkan suatu penemuan terhebat yang mereka buat dengan sistem dan cara yang jenius.
Cerita awalnya Steve Jobs dan Steve Wozniak menuntut ilmu di universitas yang berapa di California yaitu di Berkeley, Pada saat itu tahun  1971 terjadi demo yang menuntut “kebebasan berbicara” dan menentang dan menyatakan tidak seuju atas  keterlibatan  Amerika Serikat dalam perang Vietnam. Saat itulah Steve dan Wozniak sedang melakukan eksperimen, mereka berdua dibantu Captain Crunch, seorang yang diklaim aneh tapi juga pahlawan di Berkeley.
Pada saat itu mereka ingin menciptakan kotak biru, mirip telepon jaman dahulu,  tetapi dapat menelepon gratis tanpa mengeluarkan biaya sedikitpun. Saat itu juga Steve Jobs bermimpi untuk mengembangkan kotak biru itu dengan cara mrnjual kotak biru tersebut, saat iru lah dia berfikir bahwa informasi adalah kunci paling penting dalam menguasai dunia.
Namun malang suatu hari mereka hampir tertangkap polisi karena kotak birunya tersebut yang dianggap ilegal dan tidak ada standard resmi dari negara mereka. Setelah itu Wozniak berfikir untuk tidak membuat sesuatu yang ilegal dan beresiko, akhirnya Wozniak dan Steve Jobs membuat komputer pertamanya, pada saat pembuatan komputer pertamanya,  komputer mereka terbakar karena mengalami konsleting kabel. Hal tersebut tidak membuat mereka menyerah, namun semakin terpacu untuk membuat ide-ide besar yang akan membawa perubahan besar pada dunia dalam dunia teknologi.
Dalam perjalanan usaha mereka tidak berjalan mulus begitu saya, dari awal perjalanannya saja mereka mengalami kebangkrutan, dan mereka memutuskan untuk menghentikan dahulu usaha komputernya selama seminggu, dan mereka mencari pekerjaan untuk menambah modal biaya usaha mereka dengan menjadi badut ajakkan dari Arlene pacar dari Steve Jobs tidak ketinggalan Wozniak pun ikut dalam pekerjaan tersebut, namun Steve Jobs tidak menyukai pekerjaan tersebut yang membuatnya sperti Alice in The Wonderland.
Dilain sisi Bill Gates dan Paul Allen menjalani hidup yang begitu santai dengan menciptakan microsoft yang tidak dikenal oleh banyak orang. Kemudian pada suatu saat, mereka melihat peluang untuk membuat bahasa pemrograman yang akan mereka jual ke perusahaan MITS yang memproduksi sebuah  ALTAIR di Albuquerque, pada saat itu Paul lah yang pertama kali datang ke perusahaan MITS untuk menawarkan bahasa pemrograman yang akan dijualnya kepada MITS, yaitu berupa bahasa FORTRAN yang gunanya untuk mengoperasikan  ALTAIR . usaha mereka tidaklah sia-sia karena MITs menerima hasil karya mereka dan memberikan mereka hadiah. Namun Bill Gates khawatir pihak MITs mengetahui bahwa kantor mereka hanyalah motel dengan keadaan kumuh dan tidak layak untuk ditempati dan mereka hanya memiliki dua karyawan saya di motel tersebut.
Keseriusan mereka dalam mencari modal biaya untuk usaha terbesarnya dalam mengembangkan microsft mereka menyewakan motelnya untuk tempat bermaksiat, hal tersebut sangat menguntungkan mereka dalam meraih uang dari hasil penyewaan tersebut.
Sementara dilain sisi orang hebat seperti Bill Gates ada Steve Jobs lebih memukau dunia saat itu ,dia dan Steve Wosniak membuat prototype sebuah komputer . Mereka memamerkan komputernya yang dilengkapi dengan monitor dalam sebuah grup pecinta komputer dan mendapatkan order pertama 50 unit. Mereka berdua beruntung juga , setelah berkali-kali mencari modal baik berupa pinjaman dari Bank serta menjual Mobilnya, akhirnya suatu hari datanglah Mike Markula, seorang Pegawai Intel Corporation, saat itu dia tengah mencari peluang bisnis , dan dia menawarkan 250ribu dollar untuk proyek Apple , merekapun mulai proyek Apple  dengan lebih professional,  hingga pada suatu hari di sebuah pameran komputer Apple benar-benar membuat para pengunjung terpukau dengan hasil karya dan kagum akan komputer Apple, Dari sinilah Apple bermula dan berkembang Cepat hingga mereka mampu mendirikan kantor dan menerbitkan Apple II ke pasar yang mampu bersaing dengan IBM.
Sementara itu Bill Gates masih berkutat dengan Microsoft belum bisa tumbuh seperti yang diharapkannya, melihat Apple yang telah sukses dan membuat IBM seperti kalah bersaing, Bill Gates pun berfikir, bagaimana caranya agar IBM membutuhkannya, Akhirnya Bill Gates membuat karya yang besar dengan memutuskan untuk bekerja sama dengan IBM. merekapun segera menjalankan niat tersebut dengan mendatangi Kantor IBM, Bill Gates menawarkan seperangkat sistem operasi yang ia klaim mampu berintegrasi dengan komputer buatan IBM. Yang Ia menamainya dengan sebutan DOS (Disk Operating System). Namun sebenarnya Bill tak pernah membuat satu sistem operasi apapun. Dengan pintarnya Bill Gates dengan bantuan Paul berhasil membeli sistem operasi dari Seatle  dengan harga 50 ribu Dollar kemudian mengutak-atik dan menyempurnakannya dan kemudian menjualnya ke IBM dengan harga yang jauh lebih tinggi.
Dari sanalah Microsoft mulai dikenal oleh banyak orang dengan teknologi yang sangat baik. Steve Jobs pun tak tinggal diam, untuk bisa terus mendahului dan berada diatas dari  IBM di pasar komputer dia butuh lebih dari sekadar inovasi biasa yang harus dimilikinya untuk tetap bisa menguasai pasar Apple yang telah terkenal. Akhirnya Apple menerbitkan Lisa, sebuah komputer yang dia beri nama seperti nama anak pertamanya. Lalu dengan geniusnya  Jobs memanfaatkan proyek gagal dari perusahaan Xerox berupa teknologi mouse dan GUI (Graphic User Interface). Ia menggagas pembuatan komputer pribadi yang ia beri nama Macintosh. Mengetahui komputer keluaran terbaru dari Apple yaitu Lisa, Bill Gates pun tak bisa diam begitu saja mengetahui keberhasilan Steve Jobs yang sangat cemerlang. Dia mengambil langkah berani dengan mengajak Jobs bekerja sama dengan tujuan utama mempelajari teknologi Grafis dan Sistem Operasinya, sungguh beruntung Bill Gates dan rekan-rekannya, niatnya hanya menginginkan Lisa, namun Macintosh pun didapatnya, Microsoft mendapatkan  3 prototype dari Apple dan hal ini sangat menguntungkan dari  pihak Bill Gates dan rekan-rekannya yang terlibat dalam pembuatan microsoft tersebut.
Microsoft yang awalnya tidak terkenal dan tidak dapat disandingkan dengan perusahaan hebat Apple kini dapat sesuka hati mengutak-atik prototype Macintosh Apple yang  baru akan diliris setahun kemudian, hal  ini disebabkan karena pengakuan Bill Gates bahwa IBM selaku saingan Apple menginginkan produk dari Microsoft, sehingga Steve pun harus sedikit khawatir dengan IBM dan tidak angkuh terhadap kehebatan yang dimiliki olehnya. Akhirnya Steve Jobs  menerima Microsoft tanpa memikirkan resiko yang akan timbul seperti pada kenyataannya. Bill Gates dengan segala kejeniusannya diam-diam mengutak-atik sistem operasi dan teknologi Macintosh dan meluncurkan apa yang kita kenal sekarang sebagai Windows, padahal saat itu Macintosh belum diluncurkan.Tapi karena kelihaian dan kejeniusan  Bill Gates dapat mengelabui Apple. Dari situlah Microsoft bekembang pesat dan jutru menjadi saingan berat bagi Apple sehingga membuat Steve Jobs merasa sanagt dipermainkan dan ide-ide yang dimikilinya merasa telah dicuri oleh Bill Bates.
Sementara di pihak Apple sendiri justru terjadi persaingan antara Macintosh Developers dan Apple II Developers, namun  Steve Jobs malah menganggap hal ini sebagai sesuatu yang hebat dan dia menganggap macintosh adalah yang terbaik diantara pendahulunya yaitu Lisa dan Apple II. Bagi orang pada umumnya saat itu dapat dikata bahwa  Apple menghancurkan dirinya sendiri.
Akhirnya suatu hari Steve Jobs dipecat dari Apple yang pada saat itu John Sculley yang menjadi Presiden di Perusahaan Apple, Steve dianggap membawa dampak buruk bagi kelanjutan Apple dan telah menghancurkan nama Apple dalam dunia teknologi pada saat itu, namun tanpa Steve Apple justru dapat dibilang kurang Inovatif karena pada dasarnya dibalik sifat Steve yang Arogan terdapat ide cemerlang dalam memajukan dunia informasi dan teknologi, maka pada tahun 1997 Steve Jobs secara resmi di panggil kembali ke Apple. Dan Akhir cerita, Bill gates telah menjadi orang terkaya di dunia dan telah juga memiliki saham Apple Computers Inc. dengan Microsoft yang dimilikinya.

5.STEVE JOBS (2015)

http://www.zlearn.id/2016/06/film-hacker-dan-programer-yang.html

Film dokumentari berjudul “Steve Jobs: The Man in the Machine” ini merupakan film dokumenter yang menceritakan kisah almarhum Steve Jobs, orang di balik kesuksesan Apple. Sutradara peraih Oscar, Alex Gibney menampilkan wawancara Jobs dengan beberapa orang yang dekat dengannya dalam tahap semasa hidupnya. Film ini dengan nuansa esensi dari sang legenda Apple dan nilai-nilai yang membentuk budaya Silicon Valley.



Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Berita Unik

loading...